Jogja Punya Flying Fox Terpanjang di Asia Tenggara, Berani Coba?

flying-fox-terpanjang-di-asia-tenggara

Flying Fox Terpanjang di Asia Tenggara

Atraksi wisata terbaru yang di Gunungkidul adalah flying fox yang digadang-gadang jadi yang terpanjang di Asia Tenggara.

Nama Green Village Gedangsari mulai terkenal sejak pertengahan tahun lalu. Berkat media sosial Instagram, banyak traveler yang mampir ke tempat wisata ini untuk menikmati kecantikan dan keindahan pemandangan Jogjakarta dari atas ketinggian. Bahkan, mereka menyebut destinasi satu ini sebagai tempat berburu sunset terbaik dan instagrammable di Kota Jogja.Untuk sampai ke lokasi bisa menggunakan jasa Rental Mobil Jogja

Sekarang ini daya tarik yang dimiliki oleh Green Village nggak cuma itu saja lho. Selain lanskap cantik atau spot-spot foto keren, ada lagi wahana terbaru yang tentunya bisa memuaskan hasrat liburan para traveler terutama mereka yang hobi menantang adrenalin.

Atraksi wisata terbaru yang dimiliki Green Village Gedangsari ini adalah flying fox yang digadang-gadang jadi yang terpanjang di Asia Tenggara. Panjang wahana ini adalah 625 meter dan kecepatannya bisa mencapai 80 km/jam. Waktu tempuh yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permainan yang memacu adrenalin ini kurang lebih satu menit.Dengan Jasa Rental Mobil Jogja kami sanggup mengantar anda sampai tujuan dengan aman dan nyaman.

Untuk kamu ketahui, proses pembuatan wahana ekstrem ini dimulai di akhir tahun 2016 dan selesai di awal tahun 2017. Sebelum dibuat, kajian mendalam terhadap wahana ini dilakukan terlebih dahulu oleh pengelola. Semua hal yang ada di sarana permainan ini diperhatikan dengan baik. Bahkan, seluruh perlatan yang digunakan memiliki standar Internasional yang sangat aman.

Tujuan dibuatnya flying fox ini tentu saja untuk bisa menarik jumlah wisatawan berkunjung ke daerah Gedangsari dan memberdayakan potensi wisata yang ada di desa tersebut. Hasilnya terbukti sukses kami rental mobil jogja mulai kuwalahan karena traveler kini sudah mulai membanjiri tempat tersebut apalagi saat musim liburan tiba.

Wahana flying fox terpanjang di Asia Tenggara sedang dibangun di Gunungkidul. Tepatnya di kawasan ekowisata Green Village, Desa Mertulu, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul. Tak tanggung-tanggung, panjang wahana tersebut 625 meter, yang dimulai dari puncak Green Village.

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi menegaskan, fasilitas tersebut merupakan pelengkap. Dengan flaying fox, wisatawan tidak hanya bisa melakukan uji nyali dengan mencoba wahana itu, namun sekaligus bisa memandang keindahan alam.

“Saya meminta kepada tim yang dikenal denga tripe helix memperhatikan aspek keamanan sehingga flying fox benar-benar aman digunakan. Semua harus diuji benar dan tidak asal-asalan,” katanya seperti dikutip Harian Jogja, Kamis (23/12/2016).
Anggota Tripe Helix Cahyo Alkantana menuturkan, pembuatan flying fox sudah melalui kajian yang mendalam. Dari sisi keamanan, ia pun menjamin karena seluruh peralatan yang digunakan berstandar internasional dan didatangkan dari luar negeri.
“Misalnya untuk teknologi yang digunakan mengadopsi di Perancis, sedang untuk talinya kita ambil dari Inggris. Pun demikian, kami juga akan memasang sebuah penangkal petir untuk mengantisipasi keadaan cuaca yang kurang bersahabat,” katanya.
Menurut dia, dengan adanya wahana sepanjang 625 meter ini maka pengunjung akan dimanjakan dan bisa merasakan sensasi terbang dengan kecepatan 80 Km/jam. Cahyo pun mengklaim flaying fox yang dibangun itu merupakan yang terpanjang di Asia Tenggara, karena di daerah lain belum ada yang sepanjang itu.
“Untuk Indonesia, flying fox ini sudah jelas karena di Ancol dan Pacitan panjangnya hanya 400 meter,” ungkapnya.

 

Source: Jogja Punya Flying Fox Terpanjang di Asia Tenggara, Berani Coba?