Sepasang Suami Istri Berkomplot Gadai Mobil Rental

TRIBUNJOGJA.COM – Sepasang suami istri harus mendekam di ruang tahanan karena bersengkongkol dalam perbuatan penipuan.

Keduanya menggadaikan mobil dari perusahaan Rental Mobil Jogja yang beralamat di Jalan Raya Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Berdalih ingin menyewa mobil Honda Brio dengan sistem bulanan, pasangan tersangka Aril Aji (25) dan Yulia Putu (30) malah menggadaikannya.

Kapolsek Depok Barat Kompol Sukiri Hariyanto mengatakan, kedua tersangka ini menyewa mobil sejak Juni kemarin.

“Tersangka ini mengatakan ingin menyewa mobil untuk Lebaran. Dia sudah bayar satu bulan seharga Rp 6 juta,” terang Kapolsek, Rabu (18/10/2017).

Di bulan berikutnya, mereka bermaksud memperpanjang kontrak Rental Mobil Jogja sampai Agustus, dan memberikan uang Rp 1 juta dan cek senilai Rp 5 juta.

Karena kedua tersangka adalah pelanggan Rental Mobil Jogja tersebut, maka pihak Rental Mobil Jogja tak menaruh curiga atas mereka.

Saat pertama kali menyewa pun keduanya menyerahkan persyaratan jaminan seperti KTP, SIM, KK, dan STNK motor.

Masa menyewa kedua tersangka terus berlanjut hingga 21 September.

Pihak Rental Mobil Jogja curiga karena gelagat kedua tersangka yang mencurigakan karena tidak membayar biaya sewa Agustus – September.

Kecurigaan bertambah, saat terungkap cek yang diberikan oleh tersangka adalah cek kosong.

Pihak Rental Mobil Jogja pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Depok Barat.

“Setelah dilakukan penelusuran, ternyata mobil Brio berpelat nomor AA 9211 ZB yang disewa tersangka sudah digadaikan senilai Rp 20 juta,” terangnya.

Petugas lantas melakukan penangkapan atas pasangan ini beberapa hari lalu.

Dari pengakuan tersangka, mobil itu digadai dan uangnya digunakan untuk keperluan bisnis mereka yang bergerak di bidang kontraktor.

Uang senilai Rp 20 juta itupun habis untuk membayar keperluan bangunan dan membayar pegawai.

“Kami menjerat kedua tersangka dengan pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Saat ini tersangka pria kami tahan di Polsek Depok Barat, sedangkan istrinya kami titipkan di tahanan perempuan di Polres Sleman,” tambah Kapolsek.

Lebih jauh, selain kasus penipuan yang diusut oleh jajaran Polsek Depok Barat, ada dugaan kedua tersangka ini juga terlibat kasus modus investasi bodong di Boyolali.(*)

Sumber Tribun Jogja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *